Dugaan Pembakaran Muncul di Balik Kebakaran Jalan Pesut

img

Kondisi bangunan yang terbakar di Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dugaan pembakaran muncul di balik kebakaran rumah yang terjadi kawasan Jalan Pesut RT 13, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (4/9/2026) malam.

 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita tersebut kini masih dalam proses pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran.

 

Dugaan tersebut mencuat setelah pihak pemilik rumah melaporkan bangunannya diduga dibakar.

 

Pemeriksaan kemudian dilakukan di lokasi dan sejumlah material yang ditemukan turut diamankan untuk menjadi barang bukti.

 

Ketua RT 13 Timbau, Tuti Mandasari, mengatakan dirinya sempat mendampingi proses pemeriksaan di lokasi.

 

Dalam pemeriksaan itu, terdapat sejumlah material terbakar yang dibawa sebagai barang bukti, termasuk bagian yang diduga merupakan bekas jeriken.

 

“Cuma bawa barang bukti, itu arang yang sudah terbakar. Terus ada yang disebut bekas jeriken, yang lelehannya itu,” ujarnya saat di konfirmasi pada Selasa (15/9/2026).

 

Ia menjelaskan kondisi material tersebut sudah terbakar seluruhnya sehingga yang tersisa berupa bagian yang meleleh.

 

Namun, ia belum dapat memastikan isi maupun fungsi jeriken tersebut sebelum terbakar.

 

Ia menegaskan keberadaan sisa material tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan kebakaran dilakukan secara sengaja. Saat ini, barang bukti masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.

 

“Kalau terkait hasil itu belum, baru untuk barang bukti saja,” tuturnya.

 

Menurutnya, dugaan pembakaran berasal dari laporan pihak pemilik rumah yang menyebut bangunannya dibakar.

 

“Yang punya rumah itu melaporkan bahwa rumahnya dibakar. Terus polisi melakukan investigasi, didampingi kami juga ketua RT,” jelasnya.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak RT hanya berperan sebagai pendamping sekaligus saksi.

 

Ia mengatakan dirinya tidak mengetahui secara langsung bagaimana api pertama kali muncul karena datang setelah kejadian.

 

Ia juga mengatakan hingga kini belum menerima hasil pemeriksaan yang dapat memastikan penyebab kebakaran.

 

Karena itu, informasi mengenai penyebab maupun dugaan pembakaran masih harus menunggu hasil penyelidikan.

 

“Belum ada. Sampai saat ini belum ada hasil penyelidikan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Lurah Timbau, Muhammad Furqon, mengatakan pihak kelurahan belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.

 

Menurutnya, pemeriksaan merupakan kewenangan petugas kepolisian yang menangani lokasi kejadian.

 

“Nah, itu saya nggak bisa konfirmasi, karena itu kan sudah dari polisi, Inafis yang ngecek. Nanti hasilnya dari Inafis,” kata dia.

 

Ia menyebut tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi juga telah diserahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Inafis kemarin sudah olah TKP, sampai sekarang belum ada info. Olah TKP kemarin bukti-buktinya sudah diserahkan ke Inafis,” tutupnya.

 

Hingga kini, belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan kebakaran tersebut disebabkan oleh pembakaran secara sengaja.

Kepastian mengenai penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap barang bukti dan olah TKP. (Kriz)